Metode Untuk Jaga Kesehatan Mental dengan Mengelola Stres

Stres mudah dialami siapapun, mulai dari karyawan hingga pelajar. Tingginya tuntutan hidup dan mobilitas dalam kehidupan sehari-hari disebut menjadi pemicu utama. Walaupun tidak mempengaruhi kesehatan fisik secara langsung, stres harus dihindari karena kesehatan mental dapat memengaruhi kesehatan fisik jika dibiarkan.

Stres memang tidak bisa dihindari selagi kamu masih hidup di dunia ini. Tetapi, stress bisa dikelola agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan fisik.

Gejala Stres

Sebelum menentukan cara mengelola stres yang tepat, perhatikan dulu gejala-gejala stres. Tandai gejala yang kamu alami. Jika banyak yang kamu tandai, kemungkinan kamu mengalami stres berlebihan.

  1. Mudah marah dan tersinggung
  2. Sering merasa cemas, takut, was-was, dan perasaan negatif lainnya
  3. Sulit konsentrasi hingga aktivitas sehari-hari terganggu
  4. Sering sulit tidur di malam hari hingga waktu tidur menjadi berantakan
  5. Kepercayaan diri rendah hingga berujung depresi
  6. Sering mengalami perubahan suasana hati secara mendadak
  7. Tidak bisa hidup tanpa alkohol atau obat-obatan penenang
  8. Porsi makan sering berubah karena suasana hati
  9. Badan terasa pegal dan kaku serta sering merasa mual

Gejala yang terjadi pada setiap bervariasi. Tetapi umumnya, setiap orang yang sedang stres mengalami gejala-gejala di atas. Ada cara sederhana mengelola stres tanpa harus pergi ke psikolog atau psikiater, yaitu dengan metode kelola stres 4A.

Metode Kelola Stres 4A

Metode ini terdiri dari 4 hal, yaitu avoid (menghindar), alter (mengubah), adapt (menyesuaikan), dan accept (menerima). Berikut ini cara mengelolanya.

  1. Avoid (menghindar)

Hal yang pertama yaitu avoid atau menghindar. Cara mengelola stres yang pertama yaitu dengan menghindari hal-hal yang memicu stres. Misalnya, hindarilah orang yang membuatmu merasa stres atau hindari kegiatan atau lingkungan yang membuatmu stres.

  1. Alter (mengubah)

Jika menghindar masih belum cukup atau bahkan tidak bisa menghilangkan stresmu, lakukan cara yang kedua, yaitu alter atau mengubah. Stres bisa diubah dalam bentuk ekspresi. Berteriaklah atau lakukan hal-hal yang dapat menguapkan perasaan stresmu. Kamu juga bisa berlibur untuk mengelola stres.

  1. Adapt (menyesuaikan)

Beberapa stres disebabkan karena ekspektasi yang tidak terpenuhi. Misalnya, promosi pekerjaan yang tak kunjung datang padahal kamu merasa telah maksimal dalam bekerja. Agar stres tidak mengacaukan hidup, cobalah untuk menurunkan atau mengubah ekspektasi terhadap sesuatu.

  1. Accept (menerima)

Cara terakhir untuk mengatasi stress adalah dengan menerima kenyataan. Walaupun terasa menyakitkan, menerima dapat membuat hati menjadi tenang sehingga stres tidak terus menerus menghantui.

Sebaiknya datangi psikolog atau psikiater untuk mengonsultasikan stres yang dialami. Kesehatan mental sama halnya dengan kondisi fisik, harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *