Rekomendasi Aplikasi Untuk Membuat CV Instan Secara Mudah

Bagi para pencari kerja, CV menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Seberapapun menarik isi CV jika desainnya biasa saja atau bahkan tak menarik, menjadikan HRD enggan memanggil interview si pelamar. Banyak orang yang akhirnya meminta bantuan desainer grafis untuk memperindah tampilan fisik CV mereka. Tetapi sayangnya, jasa desainer grafis juga tidak tergolong murah.

Tak perlu bingung jika kamu berada di kondisi tersebut. Sekarang banyak dijumpai aplikasi untuk membuat CV secara instan sebagaimana yang diulas oleh Teknolagi.ID. Berikut rekomendasi aplikasinya.

  1. Curriculum Vitae

Seperti namanya, aplikasi ini sangat membantumu dalam pembuatan curriculum vitae atau CV. Ada banyak template unik dan menarik yang disediakan meskipun aplikasi ini tak berbayar. Kamu juga bisa memodifikasi template dan isi yang ada sesuai dengan keinginanmu. Sudah banyak yang menggunakan aplikasi ini.

  1. Job CV Maker

Aplikasi pembuat CV berikutnya yaitu Job CV Maker. Cara menggunakannya sangat mudah. Kamu hanya perlu mengikuti setiap langkahnya di aplikasi dan CV-mu akan jadi hanya dalam hitungan menit. Kelebihan lain yang ditawarkan aplikasi ini adalah banyaknya template dan kemudahan dalam memodifikasinya. Kamu juga bisa membagikan CV yang telah selesai ke media sosial.

  1. CV Builder App

Kebanyakan aplikasi pembuat CV hanya bisa dijalankan dengan koneksi internet. Tetapi aplikasi pembuat CV Builder App tidak seperti itu. Aplikasi ini tetap bisa dijalankan meskipun kamu sedang offline. CV yang telah kamu buat pun tetap bisa disimpan dalam bentuk dokumen seperti format pdf atau doc. Tampilan grafisnya yang user friendly mudah digunakan siapapun.

  1. Easy Resume Builder

Jika kamu sedang membuat CV profesional untuk keperluan seperti beasiswa, kamu dapat mengandalkan aplikasi Easy Resume Builder. Aplikasi ini mudah digunakan dan desainnya elegan. Keunggulan aplikasi ini terletak pada fitur cek dan validasi data yang memudahkan pengguna mengecek kebenaran data yang dimasukkannya.

  1. Resume Builder Pro

Rekomendasi aplikasi pembuat CV yang terakhir yaitu aplikasi Resume Builder Pro. Dalam aplikasi ini, kamu dapat mengubah warna latar belakang dan jenis huruf dalam template CV yang tersedia. Template CV yang tersedia diantaranya classic, simple, hingga modern. Sayangnya, kamu harus membayar jika ingin melihat lebih banyak template.

Sekarang kamu tak perlu khawatir tampilan CV-mu akan terlihat biasa saja berkat aplikasi-aplikasi di atas. Pilihlah aplikasi pembuat CV sesuai dengan kebutuhanmu karena setiap aplikasi memiliki kelebihannya sendiri. Selamat mencoba dan semoga aplikasi lamaran pekerjaanmu segera direspon.

Metode Untuk Jaga Kesehatan Mental dengan Mengelola Stres

Stres mudah dialami siapapun, mulai dari karyawan hingga pelajar. Tingginya tuntutan hidup dan mobilitas dalam kehidupan sehari-hari disebut menjadi pemicu utama. Walaupun tidak mempengaruhi kesehatan fisik secara langsung, stres harus dihindari karena kesehatan mental dapat memengaruhi kesehatan fisik jika dibiarkan.

Stres memang tidak bisa dihindari selagi kamu masih hidup di dunia ini. Tetapi, stress bisa dikelola agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan fisik.

Gejala Stres

Sebelum menentukan cara mengelola stres yang tepat, perhatikan dulu gejala-gejala stres. Tandai gejala yang kamu alami. Jika banyak yang kamu tandai, kemungkinan kamu mengalami stres berlebihan.

  1. Mudah marah dan tersinggung
  2. Sering merasa cemas, takut, was-was, dan perasaan negatif lainnya
  3. Sulit konsentrasi hingga aktivitas sehari-hari terganggu
  4. Sering sulit tidur di malam hari hingga waktu tidur menjadi berantakan
  5. Kepercayaan diri rendah hingga berujung depresi
  6. Sering mengalami perubahan suasana hati secara mendadak
  7. Tidak bisa hidup tanpa alkohol atau obat-obatan penenang
  8. Porsi makan sering berubah karena suasana hati
  9. Badan terasa pegal dan kaku serta sering merasa mual

Gejala yang terjadi pada setiap bervariasi. Tetapi umumnya, setiap orang yang sedang stres mengalami gejala-gejala di atas. Ada cara sederhana mengelola stres tanpa harus pergi ke psikolog atau psikiater, yaitu dengan metode kelola stres 4A.

Metode Kelola Stres 4A

Metode ini terdiri dari 4 hal, yaitu avoid (menghindar), alter (mengubah), adapt (menyesuaikan), dan accept (menerima). Berikut ini cara mengelolanya.

  1. Avoid (menghindar)

Hal yang pertama yaitu avoid atau menghindar. Cara mengelola stres yang pertama yaitu dengan menghindari hal-hal yang memicu stres. Misalnya, hindarilah orang yang membuatmu merasa stres atau hindari kegiatan atau lingkungan yang membuatmu stres.

  1. Alter (mengubah)

Jika menghindar masih belum cukup atau bahkan tidak bisa menghilangkan stresmu, lakukan cara yang kedua, yaitu alter atau mengubah. Stres bisa diubah dalam bentuk ekspresi. Berteriaklah atau lakukan hal-hal yang dapat menguapkan perasaan stresmu. Kamu juga bisa berlibur untuk mengelola stres.

  1. Adapt (menyesuaikan)

Beberapa stres disebabkan karena ekspektasi yang tidak terpenuhi. Misalnya, promosi pekerjaan yang tak kunjung datang padahal kamu merasa telah maksimal dalam bekerja. Agar stres tidak mengacaukan hidup, cobalah untuk menurunkan atau mengubah ekspektasi terhadap sesuatu.

  1. Accept (menerima)

Cara terakhir untuk mengatasi stress adalah dengan menerima kenyataan. Walaupun terasa menyakitkan, menerima dapat membuat hati menjadi tenang sehingga stres tidak terus menerus menghantui.

Sebaiknya datangi psikolog atau psikiater untuk mengonsultasikan stres yang dialami. Kesehatan mental sama halnya dengan kondisi fisik, harus selalu dijaga dan diperhatikan.

Kenali Gejala dan Komplikasi Gangguan Kesehatan Mental Bulimia

Tak sedikit orang yang mengalami stres menambah asupan makannya secara tidak sadar atau karena ingin menghilangkan stres. Tetapi ternyata makan secara berlebihan saat stres harus diwaspadai karena hal tersebut bisa berujung pada penyakit mental bulimia. Bulimia merupakan gangguan kesehatan mental yang diawali dengan gangguan makan.

Bulimia dikategorikan ke dalam gangguan mental karena penderitanya merasa tidak puas dengan kondisi tubuh yang dimiliki. Secara esktrem penderitanya akan mengeluarkan makanan yang masuk ke tubuhnya agar tubuhnya tetap ramping. Tak jarang makanan dikeluarkan dengan cara dimuntahkan dan dengan mengonsumsi obat pencahar agar sering buang air besar.

Gejala Bulimia

Bulimia biasanya berawal dari stres sehingga konsumsi makan menjadi berlebihan padahal perut tidak lapar. Setelah makanan tersebut masuk ke perutnya, penderita akan merasa bersalah karena telah mengonsumsi makanan sebanyak itu. Perasaan bersalah ini berujung pada rasa menyesal, membenci diri sendiri, sehingga yang ingin dilakukan hanyalah mengeluarkan makanan tersebut.

Bulimia kerap terjadi pada perempuan usia remaja hingga dewasa, tepatnya di rentan usia 16-40 tahun. Berikut ini gejala bulimia secara rinci.

  1. Menjadikan bentuk dan berat badan sebagai tumpuan utama, seakan-akan hidupnya akan berakhir jika bentuk badannya berubah.
  2. Tidak puas dengan kondisi tubuh sendiri
  3. Sering tidak sadar makan dalam porsi besar, bahkan sampai sakit perut
  4. Selalu memuntahkan makanannya setelah makan sehingga selalu menghindari makan di tempat umum
  5. Berusaha mengeluarkan makanan yang telah dimakannya dengan berbagai cara. Selain dengan muntah, caranya dilakukan dengan mengonsumsi obat pencahar, diuretik, atau enema.
  6. Mengonsumsi suplemen penurun berat badan.

Komplikasi Bulimia

Jika tidak ditangai segara, gangguan mental yang satu ini dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Kurangnya asupan nutrisi pada penderita bulimia dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kurang gizi, dehidrasi, siklus menstruasi tidak lancar, sulit hamil, kulit dan rambut menjadi kering. Yang terparah yaitu terjadinya gagal jantung dan ginjal.

Sementara muntah yang terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gusi.  Hal ini juga berakibat pada sakit tenggorokan dan bau mulut. Sedangkan, konsumsi obat pencahar secara berlebihan berakibat terganggunya kesehatan organ dalam tubuh dan berpotensi memicu terganggunya kesehatan jantung.

Waspadai gangguan kesehatan mental yang satu ini. Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya konsultasikan kepada psikolog. Psikolog akan memberikan terapi yang tepat agar gangguan mental ini tidak berlanjut ke gangguan fisik secara serius. Belajarlah untuk mensyukuri kondisi diri dan berhenti terpaku pada bentuk tubuh yang ramping.